halo kali saya akan membagikan sedikit tentang anime yang seru dan juga sedih
dari gambar di atas pemeran utama dalam Guilty Crown ini dua orang, Shu dan Inori. Berikut ini beberapa informasi dasar tentang Guilty Crown:
Episode: 22 Episode + OVA
Genre: Action, Drama, Sci-Fi, Shounen, Super Power.
Tahun Rilis: 14 Oktober 2011
Durasi: 24 menit.
Studio: I.G Production
Sekarang masuk ke cerita ya. Yang belum nonton ini anime hati-hati kena spoiler ya. Tapi anime lama ini, pasti udah banyak juga yang bahas di luar sana.
Guilty Crown anime yang bercerita tentang kota Tokyo pada tahun 2039 yang pada saat itu Jepang terkena musibah melandanya virus yang disebut Apocalypse yang terjadi dikarenakan insiden 10 tahun lalu, insiden ini dikenal dengan Lost Christmas. Nah, pada saat itu Jepang diambil alih oleh GHQ yang merupakan badan pengawasan virus tersebut. GHQ ini sebenarnya awalnya dibentuk untuk tujuan yang baik, namun eksekusi yang mereka buat tanpa ampun. Iya, maksudnya tanpa ampun, siapapun yang diidentifikasi oleh mereka terjangkit virus apocalypse itu boleh ditembak mati. Benar, GHQ punya hak penuh untuk berbuat apa aja ke penduduk yang diidentifikasi terjangkit virus tersebut. GHQ intinya udah seperti pemerintahan Jepang gitu lah, jadi Jepang memang berada dalam pengawasan mereka.
Nah, pemeran utama dari anime ini adalah Ouma Shu. Enggak, dia bukan pahlawan super, dia merupakan pelajar SMA di Tokyo. Ouma Shu diawal episode diperankan sebagai pelajar yang tertutup, sulit bergaul dan lebih sering sendiri. Tanpa sengaja, Shu bertemu dengan Yuzuriha Inori (Inori) yang sedang dikejar oleh kelompok GHQ karena tuduhan teroris. Inori sendiri merupakan artis di dunia Internet yang cukup dikenal di Tokyo sebagai seorang penyanyi dalam band bernama Egoist.
![]() |
| Ouma Shu dan Yuzuriha Inori |
Di scene awal, kita bakal nonton Inori yang dikejar-kejar sama GHQ sambil bawa tabung kecil dan robot kecil yang nanti dikenal dengan nama funell. Karena dikejar itulah Inori bersembunyi ke tempat yang ternyata tempatnya Shu. Di pertemuan ini Inori ditangkep sama GHQ dan Shu gak berbuat apa-apa. Tapi Inori sebelum ketangkep nyampein pesan bahwa Shu harus bawa funell yang di dalamnya ada tabung kecil yang nanti dikenal dengan Void Genome itu ke orang yang bernama Gai. Tsutsugami Gai (Gai) yang ternyata ketua dari kelompok Funeral Parlor (Pengurus Pemakaman) dan kelompok tersebut yang dianggap teroris oleh GHQ, dengan kata lain Inori juga bagian dari kelompok mereka. Dan secara gak terduga Shu harus terlibat perang dengan GHQ dan disuruh nyelamatin Inori, disinilah kejadian yang gak terduga terjadi lagi. Void Genome yang masih dipegang sama Shu pecah dan masuk ke badan Shu. Itu menjadikan Shu bisa ngambil Void dari orang lain. Void ini merupakan senjata atau bisa dibilang perwujudan dari diri manusia, diambilnya dari hati manusia. Nanti diketahui void ini merupakan senjata baru yang ditemukan oleh Ouma Kurosu yang adalah bapaknya Ouma Shu.
Nah, di episode pertama ini cerita tentang pertemuan Shu dengan kelompok Pengurus Pamakaman. Episode awal-awal juga masih cerita tentang perkenalan Shu dengan Pengurus Pemakaman. Nanti Shu bakal diajak sama Gai untuk gabung dengan mereka namun Shu awalnya menolak untuk bergabung, tapi pada berikutnya Shu bakal bergabung dan ikut bantu kelompok Pengurus Pemakaman.
![]() |
| Funeral Parlor (Pengurus Pemakaman) |
Funeral Parlor (Pengurus Pemakaman) sendiri adalah kelompok yang dianggap GHQ sebaagai teroris karena mereka kelompok yang gak setuju dengan tindakan GHQ tersebut. Jadi, mereka melakukan pergerakan yang melawan GHQ atau bisa dibilang melawan pemerintahan saat itu. Tujuan awalnya biar gak ada lagi penindasan yang dilakukan GHQ tersebut. Di episode pertengahan awal juga bakal dikenalin sama tokoh-tokoh pendukung di anime ini. Tokoh di anime ini termasuk banyak sih menurut aku. Teman-teman SMA Shu juga banyak yang pengaruh ke plot cerita di Guilty Crown.
Kematian Gai dan pertempuran terakhir tersebut membuat Funeral Parlor (Pengurus Pemakaman) jadi "pincang". Disamping gak ada lagi pemimpin, Pengurus Pemakaman juga kehilangan kontak sama beberapa anggota mereka. Peretempuran terakhir juga menyebabkan pecahnya virus apocalypse secara besar-besaran yang mengakibatkan kondisi kota Tokyo semakin memburuk. Kondisi ini berujung pada dikarantina-nya Lingkar 7 yang merupakan lokasi dimana SMA Shu terletak. Yup, Shu dan teman-teman SMA dan sebagian anggota dari Pengurus Pemakaman terjebak di sana.
Episode-episode berikutnya bercerita tentang semakin "galau"-nya kondisi di Lingkar 7 tersebut, termasuk di SMA Shu. Para murid menuntut kepastian dari ketua OSIS saat itu Kuhouin Arisa (Arisa). Jadi di SMA Shu yang memimpin itu OSiS nya yaitu Arisa. Nah, dalam kondisi kebingungan ini semua jadi gak terkendali sampai saat Shu ngusulin rencana yang buat semua murid tenang dan berujung pada pengangkatan Shu sebagai ketua OSIS baru. Cerita selanjutnya tentang kepemimpinan Shu yang dianggap terlalu baik (tapi aku suka sih) namun masih terkendali sih. Nah, kejutan lagi di plot ini, kondisi berubah saat Yuhira mengusulkan untuk me-Level-kan Void murid-murid dikarenakan vaksin menipis. Kondisi ini sebenarnya gak didukung sama Shu, tapi beberapa murid salah tanggap hingga berujung pada pergerakan Tamadate Souta (Souta) dan menyebabkan kematian Menjou Hare (Hare).
![]() |
| Shu meluk Hare sebelum mati |
Oh iya, Hare ini teman sekolahnya Shu yang suka sama Shu dan selalu percaya dengan Shu. Nah, kematian Hare inilah yang buat Shu berubah derastis 180 derajat. Shu menyalahkan Souta atas kematian Hare dan menjadi gak percaya kalau kebaikan itu bisa memberikan kesuksesan untuk seorang pemimpin. Jadi saat itu Shu memutuskan menjadi Raja, dan raja disini adalah raja yang otoriter. Di episode (Ep.15) inilah awal dari banyak terjadinya perubahan sifat dari karakter-karakter di Guilty Crown.
![]() |
| Awal sifat Shu berubah |
Perubahan kepemimpinan Shu memicu terjadinya pemberontakan oleh Arisa. Nah, disini juga sifat Arisa berubah jadi agak "nakal". Yaa, aku gak suka sih perubahan Arisa yang awalnya kalem jadi begitu. Tapi kalau dilihat dari tekanan masing-masing tokoh, ya wajar sifatnya pada berubah. Dan di episode selanjutnya yang mendekati akhir, Shu jadi terasing akibat pemberontakan dari kubu Arito yang banyak didukung oleh yang lain. Shu nanti dibantu dengan Inori. Dan yang bikin kaget, Gai hidup lagi dengan sifat yang berbeda dari episode-episode awal. Gai jadi ingin membangkitkan Mana, dan merebut kekuatan Void dari Shu yang buat tangan kanan Shu putus.
Episode berikutnya bercerita tentang Inori yang diculik dan bakal dijadikan tumbal untuk membangkitkan Mana dan sadarnya Shu dan nanti secara gak sengaja Shu mendapatkan Void Genome dan nyuntikkan lagi ke tubuhnya, walaupun bisa menyebabkan kematian. Oh iya, Inori memang bukan manusia biasa, dia dari awal diciptakan memang cuman wadah untuk bangkitnya Mana. Tapi dia jatuh cinta dengan Shu, makanya apapun Shu, Inori bakal terus ada buat dia. Karena Inori nganggap Shu udah ngasih dia rasa yang buat dia merasa beneran "hidup".
Karena sadar Shu salah, Shu berniat menebus kesalahannya tersebut dan melawan Gai. Di sini Shu ngambil Void-nya sendiri yang ternyata Void Shu adalah Void yang berfungsi menghisap Void dan virus (penyakit) orang lain. Dan pada akhirnya, endingpun terjadi. Yup, sad ending. Shu berhasil ngalahin Gai, tapi gak bisa nyelamatin Inori. Dan pada akhirnya, Shu ngehisap semua penyakit di kota Tokyo. Nanti pada akhirnya Shu buta dan kehilangan tangan kanannya.
![]() |
| Ouma Shu Ending |
yang gak suka dari anime ini yaitu ketika inori harus mati padahal shu sudah bersusah payah untuk menyelamatkan inori. disini saya merasa sangat sedih sekali apalagi saat episode terakhir itu loh, ternyata ini yang dinamakan kekuatan cinta. oh iy tambahan ketika tangan shu putus inori selalu menjaganya bahkan saat inori di kejar oleh tentara dia mengorbankan dirinya agar shu tidak tertangkap, sebelum itu dia bernyanyi yang bikin shu menangis hihi sedih lagunya
segitu dulu ya saya kasih tahunya.






















